|
Hubungan Arti kata
Bahasa Indonesia
> Semantik dan Etimologi |
487
|
|
<
Sebelum Sesudah
>
|
Sebuah
kata mempunyai hubungan arti dengan kata yang lain. Ada kata yang
artinya sama dengan kata yang lain, artinya berlawanan dengan
kata yang lain, atau artinya dicakup oleh kata yang lain. Berikut
ini adalah macarn-macam hubungan arti.
(1)
Sinonim,
ialah
dua kata atau lebih yang mempunyai arti sama atau hampir sama. Misalnya
:
kitab bersinonim
dengan
buku,
orang dengan manusia,
gadungan dengan
palsu,
evakuasi
dengan ungsi,
lestari dengan abadi,
dampak
dengan pengaruh,
kendala
dengan hambatan,
efektif
dengan hasil guna,
efisen
dengan daya guna,
devaluasi
dengan
penurunan nilai.
Sinonim
yang hampir sama menyebabkan nuansa makna (perbedaan yang sangat
halus).
Misalnya
:
bulat-bundar, menyongsong-menyambut.
Sinonirn
yang hampir sama juga menyebabkan nilai rasa yang berbeda Misalnya
:
karyawan,
pegawai,
buruh.
(2)
Antonim,
yaitu
dua kata atau lebih yang artinya berlawanan. Misalnya :
- Wanita dengan lelaki,
- hidup dengan mati,
- lebar dengan sempit,
- efisien dengan boros,
- dll.
(3)
Hiponim,
ialah
kata-kata yang artinya dicakup oleh arti kata yang lain.
Misalnya
:
arti kata melati, mawar, famboyan, anggrek dicakup oleh arti kata
bunga.
Di sini melati adalah hiponim dari bunga, sedang bunga adalah
hiperonim dari kata melati.
Jadi hiperonim adalah kata yang mencakup kata yang lain. Kohiponim
adalah hubungan yang selajar, misalnya apel dengan anggur, kucing
dengan harimau, merah dengan putih.
(4) Polisemi,
ialah kata-kata yang artinya berkaitan. Misalnya: kaki
orang, kaki gunung, kaki langit, kaki bukit.
|
|
|
<
Sebelum
Sesudah > |
|
|
|
|
|
|
| |
|
tips
umptn
katanya
sih sakit gigi lebih sakit dari pada nggak diterima di perguruan
tinggi negeri
selanjutnya
|
| |
|
Download
Macromedia Shockwave
supaya bisa liat Modul Multimedia
|
|