|
Pemantulan
Dan Pembiasan
Fisika Kelas 3 >
Optika Geometri |
323
|
|
<
Sebelum Sesudah
>
|
Optika
Geometri mempelajari sifat-sifat cahaya sebagai gelombang yang
rnengalami pemantulan dan pembiasan.
PEMANTULAN
(REFLEKSI)

Gbr.
Pemantulan (Refleksi)
|
Pada
proses pemantulan berlaku:
|
|
sinar
datang d, garis normal N dan sinar pantul
p terletak pada bidang datar
|
|
|
sudut datang (a) = sudut
pantul (b) |
|
PEMBIASAN
(REFRAKSI)

Gbr.
Pembiasan (Refraksi)
|
Pada
proses pembiasan berlaku Hukum SNELLIUS:
|
|
sinar
datang dari medium kurang rapat (n1) menuju medium
lebih rapat (n2) akan dibiaskan mendekati garis normal,
begitu juga sebaliknya.
sin i / sin r = n2 / n1 = v1 / v2 = kontanta
|
|
|
karena
v = f . l dan f adalah konstan
pada saat sinar melalui bidang batas n1 - n2 maka sin
i / sin r = l1 / l2 |
|
PEMANTULAN
SEMPURNA
|
|
Syarat
terjadinya pemantulan sempurna:
|
|
sinar
datang dari n2 menuju ke n1, dimana
n2 > n1
|
|
|
sudut
datang (i) lebih besar daripada sudut batas (Fb)
atau i > Fb
sin Fb = n1 / n2
|
|
CONTOH-CONTOH
PEMBIASAN:
|
Benda
tidak terlihat pada tempat sebenarnya
n2
/ n1 = Y2 / Y1
Y1
= kedalaman sesungguhnya
Y2 = kedalaman semu
|

Gbr.
Contoh Pembiasan 1
|
|
Pembiasan
Oleh Keping Paralel
t
= d sin (i - r)/cos r
d
= tebal keping
t = pergeseran sinar ke luar terhadap sinar masuk
|

Gbr.
Contoh Pembiasan 2
|
PEMBIASAN
PADA PRISMA

Gbr.
Pembiasan Pada Prisma
|
Sudut
deviasi d adalah sudut antara
arah sinar masuk dan arah sinar ke luar prisma.
d = i1 + r2 - b
Jika
BA = BC Þ
i1, maka
deviasi menjadi sekecil-kecilnya Þ
deviasi minimum (dm).
sin 1/2 (b + dm)
= n2/n1 sin 1/2 b
|
Jika
b (sudut pembias prisma) kecil
sekali (b < 15) maka Þ
dm
= ( n2/n1 - 1)b
|
|
|
|
<
Sebelum Sesudah
> |
|
|
|
|
|
|
| |
|
tips
umptn
katanya
sih sakit gigi lebih sakit dari pada nggak diterima di perguruan
tinggi negeri
selanjutnya
|
| |
|
Download
Macromedia Shockwave
supaya bisa liat Modul Multimedia
|
|