- GENERATOR
Suatu sistem yang merubah energi mekanik menjadi energi
listrik dengan prinsip kerja berdasarkan peristiwa induksi (hukum
Faraday). Besarnya GGL induksi yang timbul di dalam kumparan
adalah:
e = -N dF/dt
dengan F = Fo
cos wt ; dF/dt
= wFo sin wt
; sehingga:
e = e
maks sin wt
e maks = N
w Fo = N w
A B
- TRANSFORMATOR
Alat untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik. Prinsip kerjanya
bedasarkan pemindahan daya/energi listrik dari kumparan primer
ke kumparan sekunder dengan cara induksi.
Trafo umum V2/N2 = V1/N1
Trafo:
Step up : V2 > V1
Step down: V1 > V2
Transforrnator ideal:
Pin = Pout atau V1I1
= V2I2
V1/V2 = I2/I1
Transfomator tak ideal:
Pin ¹ Pout
; Pout = h Pin
h
= Pout/Pin x 100%
h
= efisiensi transformator
-
ARUS PUSAR
Arus yang timbul dalam suatu logam/penghantar yang bergerak
di dalam medan magnet.Umumnya merugikan karena dapat menimbulkan
kalor (kerugian energi), dapat dikurangi dengan memecah-mecah
penghantar tersebut.
Pemanfaatan
arus pusar:
1. Alat pemanas induksi
2. Redaman elektromagnetik/rem magnetik
Contoh:
1.
Kawat PQ yang panjangnya l digeser mendatar dengan kecepatan
v pada rangkaian ABCD dengan hambatan R. Geseran kawat PQ memotong
tegak lurus medan magnet homogen B. Jika potensial dititik P lebih
besar daripada potensial di titik Q. hitunglah besar dan arah
gaya F yang timbul akibat gerak kawat PQ tersebut !
Jawab:
 |
Karena
potensial di titik P lebih besar dari titik Q maka arah
arus (elektron) mengalir dari Q ke P. sehingga berdasarkan
kaidah Lorentz maka arah gaya F harus ke kiri.
Besar
gaya F adalah:
F=
l I B sin q ® (sin
q= 1) ................(1)
I
= e/R = l v B/R ............................(2)
gabungkan
persamaan (1) dan (2), maka:
F
= (l² V B²)/R
|
2.
Sebatang kawat panjang 20 cm diputar pada satu ujungnya dengan
frekuensi 2 put/detik di dalam medan magnet ^
bidang putar. Hitung GGL imbas yang terjadi jika B = 0,3 tesla
!
Jawab:
|
|
Fawal
= B . Aawal = 0,3 x 0 = 0
f
= 2 Hz ® T= 1/f = ½
detik
Jadi
dalam waktu , ½ detik luasan yang dilingkungi fluks
magnetik adalah:
Aakhir = p R² ®
R = jari-jari/panjang kawat = 0,2 m
Fakhir = B . Aakhir = 0,3 . (0,2)²
. p
Fakhir = 12 x 10-3
p Wb.
|
Jadi
e = - N dF/dt
=- N (Fakhir - Fawal)/dt
= -1.12 x 10-3 p volt
3.
Sebuah solenoida memiliki jumlah lilitan sebanyak 100 buah. Panjang
dan luas penampang solenoida berturut-turut 75 cm dan 25 cm2.
Hitunglah:
(a) Induktansi diri solenoida
(b) Energi yang dihasilkan oleh peristiwa Induksi diri, bila arus
listrik yang mengalir 10 A.
(c) Besar GGL induksi diri yang terjadi, bila dalam waktu 5 detik
kuat arus berubah menjadi 2,5 A.
Jawab:
(a)
Induksi diri dari solenoida adalah:
L = mo N² A/l = [4p
.10-7(100)2.25.10-4]/[75.10-2]
= 3/4p.10-5
(b)
Energi yang dihasilkan, bila I = 10 A adalah:
W
= 1/2 LI2 = 1/4 . 4/3p10-5(10)2
= 1/3p.10-3 joule
(c) Besar GGL induksi diri bila kuat arus berubah menjadi 2,5
A adalah:
E
= - L dI/dt = - 4/3p10-5
(10-2,5/5)
E = -4/3p .10-5 . 3/2 =
-2 p 10-5 volt
4.
Kumparan sekunder suatu transformator step-down terdiri 2 bagian
yang terpisah masing-masing 150 volt den 30 volt. Kumparan primer
terdiri 1100 lilitan dan dihubungkan dengan tegangan 220 volt.
Jika arus pada kumparan primer 0,2 A, hitung arus dan lilitan
masing-masing kumparan sekunder !
Jawab:

Efisiensi
trafo tidak diketahui ® dianggap
h = 100%
VS1 . IS1 = VP . IP
® IS1 =220 x 0,2/150
= 44/150 A
VP / VS1 = NP / NS1
® NS1
= 150/200 x 1100 = 750 lilitan
VS2
. VS2 = VP . IP ®
IS2 = 220 x 0,2/30 = 44/30 A
VP
/ VS2 = NP / NS2 ®
NS2
30 / 220 x 1100 = 150 lilitan