Tiap sifat organisma hidup dikendalikan oleh sepasang "faktor
keturunan".
Pada waktu itu Mendel belummenggunakan istilah "gen".
Tiap pasangan faktor keturunan menunjukkan bentuk alternatif
sesamanya,
kedua bentuk alternatif disebut pasangan ALELA.
Satu dari pasangam alela itu dominan dan menutup alela
yang resesif bila
keduanya ada bersama-sama.
Pada pembentukan "gamet" alela akan memisah,
setiap gamet menerima
satu faktor alela tersebut c dikenal
sebagai HUKUM PEMISAHAN
MENDEL atau PRINSIP SEGREGASI SECARA BEBAS.
INDIVIDU MURNI mempunyai dua alela yang sama (homozigot),
alel dominan
diberi simbolhuruf besar sedang alel resesif huruf
keciL
GENOTIP adalah komposisi faktor keturunan (tidak tampak
secara fisik). FENOTIP adalah sifat yang tampak pada keturunan.
Pada hibrida atau polihibrida berlaku PRINSIP BERPASANGAN SECARA
BEBAS.
RATIO
FENOTIP (F2) HIBRIDA NORMAL MENURUT MENDEL
Monohibrida3:
1 (Hukum Dominasi penuh) n= 1,
jumlah gamet = 2
Dihibrida 9:
3: 3: 1n=
2,
jumlah gamet = 4
Trihibrida 27:
9: 9: 9: 3: 3 : 3: 1
n= 3, jumlah
gamet = 8
Polihibrida (3:1)n
n= n, jumlah
gamet = 2n
(n)
= jenis sifat berbeda (hibridanya).
Intermediat 1 : 2 : 1 >
sifat "SAMA DOMINAN"; percobaan pada bunga Antirrhinum
majus.
BACK CROSS >
perkawinan antara F2 dengan salah satu indukaya. TEST CROSS >
perkawinan antara F2 dengan induk atau individu yang homozigot
resesif
PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDEL Sebenarnya masih mengikuti hukum Mendel >
alel berinteraksi.
Dikenal beberapa bentulc >
Ratio fenotip F2)
1.
INTERAKSI PASANGAN ALELA pada varitas ayam >
9 : 3 : 3 : 1
2. POLIMERI (Nielson-Echle)pada varitas
gandum > 15
: 1
Polimeri pada manusia misalnya peristiwa pigmentasi kulit.
3. KRIPTOMERI pada tanaman "pukul empat"(Mirabilis jalapa) percobaan pada Linaria maroccana > 9 :
3 : 4
4. EPISTASIS & HIPOSTASIS pada varitas gandum>
12 : 3 : 1
5. KOEPISTASIS pada Lathyrusodoratus >
9 : 7 (Lathyrus
odoratus = varitas ercis yang berbiji manis)
POLIMERI
adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri
sendiri-sendiri tetapi mempengaruhi bagian yang same dari suatu
organisme.
KRIPTOMERI
adalah pembastaran heterozigot dengan adanya sifat yang "tersembunyi"
(Kriptos) yang dipengaruhi oleh suatu keadaan, pada bunga Linaria
maroccana adalah pH air sel !!
EPISTASIS
adalah faktor pembawa sifat yang menutup pemunculan sifat yang
lain sekalipun sifat tersebut dominan
HIPOSTASIS
adalah faktor yang tertutupi oleh faktor lain.
ATAVlSME
adalah sifat yang hipostasis pada suatu keturunan yang pada suatu
seat muncul kembali (reappearence).