Contoh :
Ascaris lumbricoides Þ
cacing perut manusia
Cacing betina ukurannya lebih besar daripada cacing jantan dan
dinding posterior cacing jantan terdapat kait yang digunakan untuk
reproduksi seksual. Tubuhnya licin karena terselubungi lapisan
kutikula yang terbuat dari protein.
Siklus
hidup :
Telur Masak (tidak sengaja) tertelan manusia
Þ menetas menjadi Larva di saluran pencernaan
Þ menembus usus
Þ peredaran darah Þ
Jantung Þ Paru-Paru
Þ Trakea (tenggorokan)
Þ tertelan untuk kedua kalinya
dengan gejala batuk-batuk Þ
Usus Þ Cacing dewasa
Sering didapati komensalisme di dalam tubuh, namun pada anak-anak
< 10 th Þ Ascariasis
Ascaris megalocephala
Persis sepeti Ascaris lumbricoides namun hospes
tetapnya adalah hewan kuda Þ
di dalam ususnya.
Ascaris suilae l Ascaris suum
Persis seperti Ascaris lumbricoides namun hospes
tetapnya adalah hewan babi Þ
di dalam ususnya
Ancylostoma duodenale dan Necator americanus
Þ cacing tambang
Hidup di dalam Duodenum manusia menyebabkan Ancylostomiasis
Siklus hidup :
Telur (keluar bersama feses) Þ
menetas menjadi Larva Rhabditiform
Þ Larva Filariform aktif akan menembus kulit
Þ aliran darah
Þ Jantung Þ
Paru-Paru Þ Trakea
Þ tertelan masuk Þ
ke Duodenum (usus 12 jari) Þ
menghisap darah
Oxyuris vermicularis l Enterobius vermicularis
Þ cacing kremi
Hidup di usus halus dan menyebakan Oxyuriasis. Penularan
Þ udara, tanah dan autoinfeksi.
T iga marga tersebut (Ascaris, Ancylostoma dan Oxyuris)
disebut Þ Soil Transmitted
Helminths
Wuchereria bancrofti (Filaria bancrofti)
Hidup di dalam kelenjar limfe menyebabkan penyakit kaki gajah
Þ Elefantiasis/Filariasis.
Ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex sp.
Loa loa Þ hidup
di daiam mata mamalia manusia menyebabkan Loasis
Trichuris trichiura Þ
cacing camhuk
Trichinella spirolis Þ
cacing otot
Strongyloides stercoralis Þ
hidup di usus halus menyebabkan Strongyloidiasis