Keterbatasan memori fisik mengharuskan Linux mengatur halaman-halaman mana saja yang harus diletakkan di dalam memori fisik atau swap-in dan juga halaman-halaman yang harus dikeluarkan dari memori fisik atau swap-out.
Paging system dari memori virtual dapat dibagi menjadi dua:
The pageout-policy algorithm . Menentukan halaman-halaman mana saja yang di swap-out dari memori fisik. Pageout-policy algorithm menggunakan algoritma clock dalam menentukan halaman mana yang harus di swap-out. Dalam Linux, multipass clock digunakan, setiap satu kali pass dari clock, age dari suatu halaman akan disesuaikan. Makin sering suatu halaman di akses, makin tinggi age-nya, tapi age dari suatu halaman berkurang setiap satu kali pass.
The paging mechanism. Menentukan halaman-halaman mana saja yang harus dibawa kembali ke dalam memori. Halaman-halaman ini pernah berada dalam memori sebelumnya.
Berikut adalah ilustrasi untuk algoritma clock. Di dalam memori virtual terdapat page 1, 2 dan 3 dengan pointer last-used di page 3. Flag use akan bernilai 1 jika page tersebut digunakan, sedangkan use akan bernilai 0 jika page tersebut dilewati pointer namun tidak digunakan.
Ketika ada permintaan page 4, sedangkan tidak ada page 4 dalam memori virtual sehingga terjadi page fault, maka page 4 akan dimasukkan ke tempat yang masih kosong, pointer akan menunjuk ke page 4, dan use diubah menjadi 1. Saat datang permintaan page 3, pointer akan mencari page tersebut, sekaligus mengubah flag use menjadi 0 jika page tersebut hanya dilewati, tetapi tidak digunakan.
Ketika ada permintaan untuk page 9, maka terjadi page fault karena page 9 tidak ada dalam memori virtual. Kemudian pointer akan mencari page yang nilai use-nya = 0, yaitu page 2. Hal yang serupa terulang ketika ada permintaan untuk page 5. Sehingga page 4 di swapped-out, dan nilai use dari page 3 diubah menjadi 0.