Salah satu cara menghindari thrashing adalah dengan menyediakan sebanyak mungkin bingkai sesuai dengan kebutuhan proses. Untuk mengetahui berapa bingkai yang dibutuhkan adalah dengan strategi working set. Strategi ini dimulai dengan melihat berapa banyak bingkai yang digunakan oleh suatu proses. Working set model mengatakan bahwa sistem hanya akan berjalan secara efisien jika proses diberikan bingkai yang cukup, jika bingkai tidak cukup untuk menampung semua proses maka suatu proses akan ditunda, dan memberikan halamannya untuk proses yang lain.
Working set model
merupakan model lokalitas dari eksekusi proses.
Model ini menggunakan parameter
(delta) untuk definisi
working set window.
Kumpulan dari halaman dengan halaman yang dituju yang
paling sering muncul disebut
working set.
Pada contoh gambar, terlihat bahwa dengan
= 10 memory references,
maka working set
pada t1 adalah {1,2,5,6,7} dan
working set
pada t2 adalah {3,4}.
Keakuratan Working set
tergantung pada pemilihan
:
jika
terlalu kecil tidak akan mewakilkan seluruh
lokalitas.
jika
terlalu besar menyebabkan
overlap.
jika
tidak terbatas
working set
adalah kumpulan halaman sepanjang eksekusi
program.
Jika total permintaan > total bingkai, maka akan terjadi thrashing. Jika ini terjadi maka proses yang sedang berjalan akan diblok.