Kekuasaan dalam mengadministrasi sistem secara keseluruhan berada dalam satu account, yakni root. Dengan root, Anda bisa mengontrol sistem file, user, sumber daya (devices), bahkan akses jaringan. Model diktatorial ini memudahkan administrator dalam menangani sistem. Jika ada satu user yang melanggar aturan, root bisa membuat account-nya beku, tanpa mengganggu yang lain. Atau mengatur siapa-siapa saja yang boleh mengakses suatu file, memberikan hak khusus pada user-user tertentu.. Setiap user diatur pula lingkungan di mana dia boleh main-main sepuasnya, atau cuma melihat-lihat. Hal ini memberikan keuntungan bagi pemakai maupun sistem :